Mengenal Gangguan Bipolar: Gejala, Tipe, dan Pengobatannya - ENHA THERAPY - HIPNOTERAPI KUDUS, PAKAR HIPNOTERAPI, , TOTOK PUNGGUNG, TOTOK PUNGGUNG KUDUS
Konsultasi Gratis

Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Mengenal Gangguan Bipolar: Gejala, Tipe, dan Pengobatannya

    Mengenal Gangguan Bipolar: Gejala, Tipe, dan Pengobatannya


    Gangguan bipolar, sebuah kondisi yang dikenal dengan perubahan mood yang ekstrem, telah menjadi sorotan dalam album musik Kanye West berjudul "I hate being bipolar. It's awesome." Namun, sebenarnya, gangguan ini adalah masalah serius yang memengaruhi sekitar 60 juta orang di seluruh dunia. Meskipun seringkali disalahartikan sebagai "terlalu lebay" atau "mood swing" biasa, gangguan bipolar jauh lebih kompleks daripada itu.

    Apa itu Gangguan Bipolar?

    Gangguan bipolar adalah gangguan kesehatan jiwa yang menghasilkan perubahan mood, energi, dan konsentrasi yang tidak terduga. Orang yang mengidapnya akan mengalami dua "fase" suasana hati yang berlawanan, yaitu "fase mania" dan "fase depresi." Perubahan mood ini bukanlah perubahan biasa yang dirasakan oleh orang-orang pada umumnya, karena fase-fase ini dapat berlangsung selama berhari-hari atau bahkan berbulan-bulan.

    Fase Mania vs. Fase Depresi

    Selama fase mania, penderita bipolar akan merasa sangat hiperaktif, berbicara dengan cepat, memiliki dorongan untuk melakukan banyak hal sekaligus, dan seringkali membuat keputusan nekat. Sebaliknya, pada fase depresi, mereka akan merasa sangat lesu, berbicara sedikit atau bahkan tidak berbicara sama sekali. Bahkan, melakukan aktivitas sederhana pun menjadi sulit, dan mereka kehilangan motivasi untuk melakukan hal-hal yang biasanya mereka nikmati. Beberapa orang bahkan mengalami kedua fase ini secara bersamaan, yang dikenal sebagai "fase campuran."

    Tipe Gangguan Bipolar

    Ada tiga tipe utama gangguan bipolar: Tipe I, Tipe II, dan Siklotimia. Bagi orang yang tidak mengidap gangguan bipolar atau gangguan kejiwaan lainnya, fluktuasi mood mereka cenderung terkait dengan kejadian hidup tertentu. Namun, penderita gangguan bipolar mengalami perubahan mood yang jauh lebih ekstrem.

    • Bipolar Tipe I: Penderita mengalami fase mania selama setidaknya satu minggu dan fase depresi selama setidaknya dua minggu.

    • Bipolar Tipe II: Penderita mengalami perubahan mood yang mirip dengan Tipe I, tetapi dengan fase hypomania yang berlangsung setidaknya selama empat hari.

    • Siklotimia: Gangguan ini bersifat seperti siklus, dengan fase hypomania dan fase depresif yang berlangsung hingga dua tahun.

    Penyebab Gangguan Bipolar

    Penyebab pasti gangguan bipolar masih belum diketahui, tetapi faktor keturunan memainkan peran penting dalam meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan kondisi ini. Gangguan bipolar adalah kondisi kronis yang tidak dapat disembuhkan, oleh karena itu, perawatan dini dan pengobatan yang tepat sangat penting untuk mengendalikan gejala.

    Kesimpulan

    Gangguan bipolar adalah gangguan kejiwaan serius yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Perubahan mood ekstrem yang dialami penderita dapat mengganggu kehidupan sehari-hari mereka jika tidak diobati. Untuk membantu mereka, lingkungan yang suportif, perawatan medis, dan pengobatan yang konsisten sangat diperlukan.

    Terima kasih telah membaca dan sampai jumpa di artikel kami berikutnya.


    Ditulis oleh: Nurul Hilal Ayyidar, S.Pd., M.Kom, C.H., C.Ht. Prof., C.I.

    Kang Hilal adalah Terapis Holistik Profesional tersertifikasi yang memiliki keahlian dalam Hipnoterapi, NLP, dan Terapi Fisik (Totok Punggung & Syaraf). Beliau fokus memberikan dukungan komplementer untuk penyembuhan mental dan fisik. [Baca Profil Lengkap Kang Hilal &  Disclaimer Medis di sini]

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ad728