Memahami Perbedaan Antara Fikiran Sadar dan Bawah Sadar
Fikiran sadar dan bawah sadar adalah dua istilah dalam psikologi yang merujuk pada dua level pemrosesan informasi dalam pikiran manusia.
Fikiran Sadar
Fikiran sadar adalah level pemrosesan informasi yang dapat diakses dengan mudah oleh pikiran manusia. Fikiran sadar meliputi kesadaran atas pikiran, perasaan, dan tindakan yang sedang kita lakukan. Ketika kita melakukan tugas yang membutuhkan konsentrasi, seperti membaca, menulis, atau berbicara, kita menggunakan fikiran sadar.
Fikiran sadar juga melibatkan pengambilan keputusan, pemecahan masalah, dan evaluasi diri. Selain itu, fikiran sadar juga dapat memengaruhi perasaan, emosi, dan perilaku seseorang.
Fikiran Bawah Sadar
Fikiran bawah sadar adalah level pemrosesan informasi yang tidak dapat diakses dengan mudah oleh pikiran manusia. Fikiran bawah sadar berisi informasi yang tidak disadari, seperti keyakinan, motivasi, dan perasaan yang tidak diungkapkan. Fikiran bawah sadar dapat mempengaruhi pikiran, emosi, dan perilaku seseorang tanpa disadari.
Fikiran bawah sadar juga berisi pengalaman masa lalu, trauma, dan ingatan yang terpendam. Fikiran bawah sadar dapat memengaruhi perilaku seseorang, bahkan jika orang tersebut tidak menyadari hal itu.
Beberapa teknik terapi, seperti hipnoterapi dan terapi perilaku kognitif, mencoba untuk mengakses dan memanipulasi fikiran bawah sadar untuk mengatasi masalah mental dan emosional. Selain itu, beberapa pendekatan psikologi, seperti psikoanalisis, juga mempelajari fikiran bawah sadar untuk memahami perilaku dan pola pikir seseorang.
Disusun oleh: Nurul Hilal Ayyidar, S.Pd., M.Kom, C.H., C.Ht. Prof., C.I.
Kang Hilal adalah Terapis Holistik Profesional tersertifikasi yang memiliki keahlian dalam Hipnoterapi, NLP, dan Terapi Fisik (Totok Punggung & Syaraf). Beliau fokus memberikan dukungan komplementer untuk penyembuhan mental dan fisik. [Baca Profil Lengkap Kang Hilal & Disclaimer Medis di sini]