Mengungkap Rahasia Hukum Tarik-Menarik: Menerapkan Law of Attraction untuk Meraih Kesuksesan Hidup
Apa Itu Law of Attaction
Sejarah dan
Definisi Law of Attraction
Konsep Law
of Attraction pertama kali diperkenalkan oleh William Walker Atkinson pada
tahun 1906. Dia memperkenalkannya dalam bukunya yang berjudul "Thought
Vibration or The Law of Attraction in the Thought World". Pada saat itu,
konsep ini hanya dikenal di kalangan New Thought dan Spiritualisme. Namun,
belakangan ini, Law of Attraction menjadi populer karena banyak terdapat dalam
buku-buku motivasi, film-film inspiratif, dan bahkan film dokumenter.
Berdasarkan konsep ini, pikiran manusia dapat memengaruhi daya tarik gravitasi
semesta sehingga kita bisa memanifestasikan apa yang kita pikirkan dan
inginkan.
Cara Kerja Law of Attraction
Menurut konsep Law of Attraction, pikiran manusia menghasilkan energi yang memengaruhi lingkungan sekitar dan memperluas pengaruhnya. Ketika kita memikirkan atau merasa positif, kita mengirimkan sinyal ke semesta bahwa kita ingin mendapatkan lebih banyak hal positif dalam hidup kita. Di sisi lain, ketika kita memikirkan atau merasa negatif, kita mengirimkan sinyal yang sama ke semesta.
Tujuan dari
Law of Attraction adalah untuk memancarkan energi positif dan menarik segala
hal positif ke dalam hidup kita. Cara untuk mengaktifkan Law of Attraction ini
adalah dengan cara memvisualisasikan tujuan yang ingin dicapai dan merasakan
bahwa kita sudah memiliki tujuan tersebut. Dengan demikian, pikiran kita akan
terfokus pada hal-hal positif dan semesta akan merespon energi positif yang
kita pancarkan.
Bukti Keterkaitan Law of Attraction dengan Fisika
Sebagian orang mungkin merasa konsep Law of Attraction bertentangan dengan hukum fisika. Namun, terdapat kesamaan antara Law of Attraction dan hukum fisika, khususnya hukum gravitasi. Hukum fisika menyatakan bahwa benda dengan massa yang lebih besar memiliki daya tarik yang lebih besar. Konsep Law of Attraction juga memungkinkan benda menarik benda lain dengan daya tariknya sendiri melalui pikiran positif.
Efektivitas Law of Attraction
Meskipun
banyak yang percaya pada konsep Law of Attraction, ada juga skeptis yang
meragukan kebenaran dan efektivitasnya. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa
efektivitas Law of Attraction mungkin lebih berkaitan dengan aspek psikologis,
seperti optimisme, keyakinan, dan imajinasi. Namun, beberapa studi juga
menunjukkan bahwa Law of Attraction bisa memperbaiki kesehatan mental dan
fisik, misalnya, dengan mengurangi stress, meningkatkan kesehatan mental,
mengurangi rasa sakit, dan meningkatkan kualitas hidup.
Menerapkan Law of Attraction adalah tentang memahami kekuatan pikiran, energi, dan emosi kita dalam menciptakan realitas yang kita inginkan. Dengan memahami dan menguasai prinsip-prinsip Law of Attraction, kita dapat meraih kesuksesan hidup yang kita impikan. Dengan visualisasi, tujuan yang jelas, keyakinan diri, tindakan yang tepat, dan konsistensi, kita dapat mengarahkan energi kita untuk menarik hal-hal positif dalam hidup kita. Jadilah pembuat keberuntungan dan aktor utama dalam menciptakan kesuksesan Anda sendiri dengan menerapkan Law of Attraction secara efektif.
Kesimpulan
Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Law of Attraction adalah sebuah konsep yang kontroversial dan sering dibicarakan dalam berbagai media dan buku. Meskipun demikian, banyak orang percaya bahwa dengan mempraktikkan Law of Attraction, mereka dapat mencapai kebahagiaan, kesuksesan, dan kesejahteraan dalam hidup mereka. Terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa Law of Attraction efektif dalam mempengaruhi aspek psikologis dan fisik, meskipun masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan efektivitasnya secara ilmiah.
Sumber :
- Atkinson, William Walker. (1906). "Thought Vibration or The Law of Attraction in the Thought World". The Sunday Times.
- Cavnar, Caroline. (2018). "The Science behind The Secret: Decoding the Law of Attraction". Psychology Today.
- Maltz, Maxwell. (1960). Psycho-Cybernetics: A New Way to Get More Living out of Life. Prentice-Hall.
- Palmer, Margaret. (2005). "The Science behind the Secret". Society in Science.
- Wyllie, Timothy. (2016). "Is the Law of Attraction Scientifically Proven?". Live Science.
Disusun oleh: Nurul Hilal Ayyidar, S.Pd., M.Kom, C.H., C.Ht. Prof., C.I.
Kang Hilal adalah Terapis Holistik Profesional tersertifikasi yang memiliki keahlian dalam Hipnoterapi, NLP, dan Terapi Fisik (Totok Punggung & Syaraf). Beliau fokus memberikan dukungan komplementer untuk penyembuhan mental dan fisik. [Baca Profil Lengkap Kang Hilal & Disclaimer Medis di sini]